Economics / Fikratunaa

Esensialitas Pesantren dalam Pembangunan Agroekonomi Desa


Adistiar Prayoga Program Pascasarjana Manajemen Bisnis, Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor e-mail: adistiarprayoga@gmail.com Pesantren diartikan sebagai tempat pendidikan untuk menjadi manusia yang sebaik-baiknya, sebagaimana asal mula kata “santri” yang didefinisikan sebagai manusia penolong (Zarkasy 1998). Lebih spesifik, Nasir (2005) mengartikan pesantren sebagai lembaga keagamaan yang memberikan pendidikan dan pengajaran serta mengembangkan dan menyebarkan ajaran Islam. … Continue reading

Economics

Lawatan ke Pasar Arab Kuno


Kajian Buku The Principles of Islamic Marketing karya Baker Ahmad Alserhan (2011) TERMINOLOGI Pasar dalam istilah Arab dikenal dengan nama “سوق” dapat dilafalkan dengan souq, suuq, suk, sooq, suq, dan memiliki bentuk plural yakni aswaaq (أسواق). Istilah ini merupakan deskripsi linguistik untuk kegiatan mengangkut barang ke suatu tempat yang telah disepakati untuk melakukan transaksi. Ketika … Continue reading

Economics

Ekonomika SDG (Daoed Joesoef)


Ekonomika SDG[1] Oleh: Daoed Joesoef[2] Ekonomika disebut dismal science karena, menurut Muhammad Chatib Basri, ia memprediksi lebih banyak krisis ketimbang kemakmuran (Kompas, 5 Oktober 2015). Ekonomika memang suatu dismal science, tetapi bukan karena ia memprediksi lebih banyak krisis ketimbang kemakmuran. Ia bahkan menjanjikan lebih banyak kemakmuran ketimbang ilmu lain yang dinyatakan dengan PNB, PDB, PNB … Continue reading

Economics

Peranan Lembaga Keuangan Mikro Syariah dalam Peningkatan Pendapatan Petani Perdesaan


STUDI KASUS DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Oleh : Adistiar Prayoga (HIMMPAS IPB) Program Pascasarjana Manajemen Bisnis, Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor e-mail: adistiarprayoga@gmail.com PENDAHULUAN Wilayah perdesaan merupakan tempat bermukim bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Data BPS (2010) menunjukkan bahwa sebanyak 119 juta jiwa atau 50,21 persen penduduk Indonesia tinggal di perdesaan. Jika dibandingkan dengan tingkat … Continue reading

Ironi Negeri Agraris
Economics

Ironi Negeri Agraris


oleh: Ali Khomsan INDONESIA merupakan negara dengan tingkat ketahanan pangan yang fluktuatif. Impor beras dan pangan penting lainnya seperti kedelai, daging, dan susu sering memunculkan pertanyaan mengapa pertanian kita tidak berjaya. Bahkan, garam pun terpaksa diimpor, padahal kita memiliki lautan yang mahaluas. Bila bahan pangan-pangan penting masih terus mengandalkan impor, gejolak pangan di pasar internasional … Continue reading

Economics

Islam, Kerja Keras, dan Profesionalisme


Oleh: Dr. Yusuf Al-Qaradhawi[1]  Kita naik kereta api… Kita naik pesawat… Akan tetapi bukan kereta api kita, dan bukan pula pesawat milik kita. Mereka (orang Barat) yang memproduksinya, kemudian mengekspornya kepada kita. Benar! Kita telah mampu membeli sebagian besar dari barang-barang mewah dunia untuk rumah-rumah kita dan diri kita sendiri. Saudara-saudara kita mampu membeli sebagian besar … Continue reading