Our Civilzation

Rumah Sakit Islam (1) : High Quality Service


Rumah Sakit Islam: Cikal Bakal Rumah Sakit Berstandar Pelayanan Tinggi

atwki4Pelayanan berstandar tinggi merupakan ciri utama rumah sakit (RS) Islam di era pemerintahan Islam (kekhalifahan). Pencapaian gemilang di era keemasan itu tak pernah tertandingi bangsa dan peradaban lainnya. Para khalifah memberi perhatian secara khusus tak hanya pada pendidikan namun juga taraf kesehatan rakyatnya.

Bukan tanpa alasan jika pemerintahan Islam di era keemasan menerapkan pelayanan kesehatan tinggi bagi rakyatnya. Para khalifah menyadari bahwa kesehatan merupakan bagian dari peradaban sebuah bangsa. Apalagi umat Islam meyakini bahwa setiap penyakit ada obatnya. Sehingga membutuhkan ilmu kedokteran yang dapat menyembuhkan penyakit dengan standar pelayanan yang bagus.

Apalagi, ketika itu masyarakat Muslim hidup dalam kemakmuran. Mereka pasti akan mencari pengobatan yang terbaik. Selain itu, pada era keemasan ilmu pendukung kedokteran dan kesehatan tengah berkembang dengan begitu pesat. Maka, melayani kesehatan masyarakat dengan standar yang tinggi merupakan sebuah keharusan.

Pelayanan kesehatan berstandar pada era keemasan Islam juga ditopang dengan prestise dokter yang tinggi. Kala itu, para dokter dibayar dengan gaji yang sangat tinggi. Selain itu, setiap orang dari berbagai status memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi dokter.

Meski begitu, upaya yang harus ditempuh untuk menjadi seorang dokter tidaklah mudah. Seseorang bisa diterima menjadi mahasiswa kedokteran apabila menguasai studi Islam, filasafat, astronomi, seni, kimia, dan lainnya. Dokter adalah orang yang bijak dan berpengetahuan.

Tingginya standar pelayanan RS juga didukung keterlibatan dan keberpihakan penguasa dalam mengelola layanan publik. Para khalifah membangun RS di wilayah kekuasaan didasarkan atas alasan agama, keabadian, dan politik. Secara agama tentu alasannya ibadah. Dari sisi keabadian, dengan membangun RS para pemimpin itu ingin tetap dikenang. Sedangkan dari kaca mata politik, ingin menunjukan sebagai pemimpin memperhatikan nasib rakyatnya. Apapun alasannya, rakyat menikmati fasilitas kesehatan berstandar tinggi itu.

Selain itu, pelayanan kesehatan berstandar tinggi itu juga didukung dengan pendanaan yang cukup. Para penguasa mengalokasikan dana untuk operasional RS. Selain itu, RS beroperasi dengan batuan dan donasi serta wakaf dari umat Islam ketika itu. Sudah semestinya, konsep ideal ini ditiru para pemimpin dan penguasa saat ini.

RS Islam Terkemuka di Era Keemasan

  1. Damaskus: RS Al-Nuri — RS terkemuka pertama yang didirikan pada tahun 706 M.
  2. Yerusalem: RS Al-Salahani ~dibangun pada 1187 M. Awalnya bernama RS Saint John. RS itu hancur diguncang gempa bumi pada 1458 M. 
  3. Irak: RS Baghdad didirikan Khalifah Al-Mansur pada 776 M. Pada 918 M, Khalifah Al-Mugtadir mendirikan dua RS yakni, Al-Sayyidah dan Al- Mugtadiri. Pada 981 M berdiri pula RS Al-Adudi. 
  4. Mesir: RS Al-Fusta. Berdiri di kota Fustat pada 872 M pada masa kekuasaan Ahmed Ibnu Tulun. Pada tahun 1284 M, Raja Al-Mansur Qalawun membangun RS Al-Mansuri Hospital. 
  5. Tunisia: RS Al-Qayrawan, berdiri di kota Qayrawan pada 830 M dibangun Pangeran Ziyadat Allah I. 
  6. Maroko: RS Marakech. Didirikan pada 1190 M oleh Raja Al-Mansur Ya’qub Ibn-Yusuf di kota Marakech. 
  7. Spanyol: RS Granada. Dibangun pada 1366 M oleh Pangeran Muhammed Ibnu-Yusuf Ibnu Nasr.

 # sumber:  Artikel Republika (18/03/08)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s