Fikratunaa

Cinta dan Pengorbanan


Laki-laki itu memohon penuh harap kepada Tuhannya. Puluhan tahun lamanya dia belum berketurunan.

Istrinya kemudiaan memilihkan jodoh untuknya. Menikahlah laki-laki tadi dengan wanita pilihan istrinya. Beberapa waktu kemudian, lahir bayi laki-laki yang didamba dari istri kedua. Mereka pun hidup dalam suka ria. Hingga pada suatu hari, datang perintah kepada laki-laki tersebut. Diapun segera datang menemui istri keduanya, sedangkan anaknya pada saat itu masih dalam susuan.

Tak banyak kata, laki-laki tadi kemudian membawa anak dan istrinya pergi keluar dari negerinya, hingga sampailah di tanah tandus dan kering. Tak berpenghuni, tak ada makanan, ataupun air. Anak dan istrinya ditinggalkan di tempat tersebut tanpa bekal ataupun warisan.

Kejam dan tak manusiawikah dia?

Tidak. Justru inilah ungkapan terdalam dari rasa cinta. Karena cinta senantiasa beriring bersama pengorbanan. Demikianlah para pendahulu kita mengajarkan tentang cinta.

Setelah pergi cukup lama, laki-laki itu diperintahkan kembali kepada anak dan istrinya. Namun, tak lama melepas rindu, datanglah kembali perintah yang cukup berat kepadanya. Kali ini dia harus mempersembahkan putranya tercinta sebagai qurban ! Dia harus membunuh putranya sendiri.

Kejam dan tak manusiawikah dia?

Tidak. Justru inilah ungkapan terdalam dari rasa cinta. Karena cinta senantiasa beriring bersama pengorbanan. Demikianlah para pendahulu kita mengajarkan tentang cinta.

Kisah Ibrahim, Hajar, dan Ismail ‘alaihimu-s-salam dalam mengikuti perintah Allah di atas, mengajarkan kepada kita tentang cinta sejati, yang tak pernah pudar oleh indahnya silau dunia. Tentu Ibrahim sangat mencintai Hajar dan Ismail. Demikian juga sebaliknya. Akan tetapi, ketika perintah Allah datang, maka tiada yang lebih dicintai kecuali Tuhannya. Mereka pun rela mengorbankan yang dimiliki untuk Dia yang dicintainnya.

Ibnul Qayyim Al-Jauziyah dalam kitabnya yang berjudul Al-Jawāb Al Kāfy Liman Sa’ala ‘ani’d-Dawā’ Asy-Syifā telah berkata:

 “Ketahuilah bahwa cinta yang diharuskan, yang paling tinggi dan yang agung ialah cinta yang membuat hati berada di atas cinta itu, yang tabiatnya dibuat untuk memujanya, dengannya langit dan bumi menjadi tegak, serta makhluk difitrahkan, dan ini merupakan rahasia syahadat Lā ilāha ilā’l-Lah. Hanya Allah yang berhak disembah hati dengan cinta, pengagungan, penyembahan, dan ketundukan”.

Sungguh, Allah pun tak pernah menelantarkan hamba-Nya yang tulus-ikhlas. Dari ujian dan pengorbanan tersebut, rahmat-Nya mengalir. Dijadikanlah tanah tandus tanpa kehidupan tersebut sebagai pusat manusia di dunia. Tanah itulah Makkah al-Mukarramah. Dari tanah itu pula mengalir sumber kehidupan yang tak pernah surut. Zam-Zam. Dan dari perjuangan ibunda Hajar untuk menghidupi Ismail, seluruh umat yang berkunjung ke tanah tersebut untuk menyempurnakan rukun Islamnya diwajibkan meneladani dengan menjalankan ibadah sa’i.

Sungguh, Allah pun tak pernah menelantarkan hamba-Nya yang tulus-ikhlas. Pengorbanan kepala Ismail pun diganti oleh malaikat Allah dengan domba terbaik dan diabadikan sepanjang masa hingga kiamat tiba melalui syariat qurban.

Setiap manusia akan diuji rasa cintanya. Sejauh mana dia bersedia untuk bersabar, maka Allah akan menggantinya dengan kebaikan yang melimpah. Dan Allah tak kan pernah mengingkari janji-Nya.

Semoga pada bulan Dzulhijjah ini. Bulan haji, bulan perjuangan, dan bulan pengorbanan. Kita dapat mengekspresikan rasa cinta dari lubuk hati yang terdalam untuk menjalankan syariat-Nya sesuai kemampuan terbaik kita. Selamat menunaikan Ibadah haji. Selamat menjalankan syariat Qurban !

 *Catatan Idul Adha 1434 H bersama anak-anak yatim dan telantar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s